Hampir Berumur Setengah Abad, Sariwangi Menjumpai Masa Kelam Alasannya Terlilit Hutang

By | April 11, 2019

Kala pagi tiba bung niscaya mempunyai opsi untuk menikmati teh atau kopi, apabila teh nama Sariwangi tentunya cukup kedaluwarsa di telinga. Namun nasibnya sekarang sudah tak lagi bernafas panjang alasannya yakni terlilit hutang. PT Sariwangi Agricultural Estate Agency dinyatakan pailit sesudah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan penghapusan perjanjian perdamaian. Antara PT Bank ICBC Indonesia terhadap PT Sariwangi Agricultural Estate Agency dan PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung. Itu artinya kedua perusahaan itu sudah berstatus pailit.

Sebelumnya para pihak terkait menyatakan setuju dalam perjanjian perdamaian terkait utang kedua PT tersebut pada 9 Oktober 2015. Namun utang yang seharusnya dicicil tidak dilakukan sehingga perdamaian itu batal dilakukan.

“Pada pada dasarnya ada dua: PT Sariwangi tidak pernah membayar cicilan. Sementara satu lagi PT Indorub sudah telat 1 tahun lebih tidak bayar. Ini kan ada cicilan bunga yang mereka tidak bayar,” terperinci Kuasa Hukum ICBC Swandy Halim dari Kantor Hukum Swandy Halim & Partners kepada Detik.

Sariwangi mempunyai hutang yang besar sekitar US$ 20.505.166 kepada Bank ICBC Indonesia. Sementara besaran utang Indorub berada di angka US$ 2.017.595 dan Rp. 4.907.082.191

Setelah putusan ini, hakim akan menunjuk kurator untuk mengurus harta kepailitan. “Nanti asetnya dilelang untuk membayar utang,” tuturnya