Jokowi : Kita Harus Akhiri Politik Kebohongan!

By | June 27, 2019

“Kita harus akhiri politik kebohongan, politik yang merasa benar sendiri. Dan mari kita perkuat politik pembangunan, politik kerja, politik berkarya. Pembangunan bangsa untuk menghadirkan rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, pembangunan SDM bangsa yang unggul, yang siap bersaing di masa Revolusi Industri 4.0. Sehingga kemajuan Indonesia, kejayaan Indonesia betul-betul sanggup terwujud,” ujar Presiden Joko Widodo dikala menghadiri peringatan HUT partai Golkar yang ke-54.

Kutipan diatas merupakan isi pidatonya, Jokowi secara gamblang menjelaskan bahwa perang politik kebohongan harus dihapuskan bung. Karena itu tidak akan membangun masyarakat yang cerdas tetapi malah memanipulasi sekaligus membodohi masyarakat. Bahkan ia juga menjelaskan di masa-masa pesta demokrasi menyerupai Pilpres dan Pileg, seluruh elemen partai politik harus sanggup menawarkan kepada rakyat bahwa pesta demokrasi itu menyerupai apa, bukan perang demokrasi.

Di masa-masa pileg dan pilpres kita harus tolong-menolong tunjukkan kepada rakyat bahwa yang kita lakukan bukan perang demokrasi, melainkan sebuah perayaan pesta demokrasi. Perayaan yang diisi dengan berkelahi gagasan, berkelahi program, berkelahi ide-ide, berkelahi rekam jejak, berkelahi prestasi. Inilah yang namanya perayaan pesta demokrasi yang benar,” katanya dilansir dari Detik.

Hal ini nampaknya disampaikan oleh Presiden mengingat dalam beberapa tahun terakhir pesta demokrasi justru memecah belas masyarakat menjadi dua kubu, sekaligus ramainya berita hoax menciptakan kondisi masyarakat semakin teracuni. Sehingga masuk akal apabila Presiden Jokowi memberikan pesan tersebut kepada lapisan masyarakat.