Indonesia Masih Menunggak Miliaran Untuk Proyek Pesawat Tempur Seharga $ 200 Juta!

By | August 15, 2019

Proyek jet tempur yang merupakan proyek kerjasama dengan Korea Selatan semenjak 2016 silam ternyata belum dibayar Indonesia. Total tunggakan pun mencapai angkat $ 200 juta! Korea Fighter eXperiment KFX  merupakan proyek senilai 8 triliun Won atau setara dengan $ 7 Milliar. Tujuan dari proyek megah ini guna mengganti pesawat bikin Amerika Serikat yang digunakan Korsel alasannya yaitu usia yang telah menua. Industri Kerdigantaraan Korea dan Kedirgantaraan AS, Lockheed Martin merupakan kontraktor utama dari proyek ini bung. Mesin-mesinnnya akan disuplai oleh perusahaan besar General Electric.

Dilansir dari AFP, Indonesia meneken perjanjian ini pada 2016 kemudian dengan menjadi kawan junior, yang nantinya akan menangani 20 persen dari biaya proyek serta mendapatkan satu pesawara purwarupa. Selain itu 100 pekerja Indonesia akan ikut ambil bangian dalam pengembangan dan proses produksi. Namun pihak Administrasi Program Akuisisi Pertahanan Korea Selatan (DAPA) menyatakan jikalau Indonesia berhenti mebayar bagiannya.

“kami berencana untuk menunda perundingan pemanis untuk menunggu pembayaran bantuan Indonesia,” kata juru bicara DAPA.

Menanggapi hal tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Wiranto menyatakan jikalau pihaknya sedang berupaya untuk menciptakan persetujuan gres secara keseluruhan. Nilai tukar rupiah yang sedang terpuruk selama 20 tahun terakhir menciptakan kondisi pembayaran semakin mahal. Wiranto juga menjelaskan jikalau Indonesia ingin mengubah pembagian pembiayaan, pembiayaan produksi, transfer teknologi, dan hak intelektual.

“Ini terang belum final alasannya yaitu kami butuh waktu. Semoga ini akan terselesaikan dalam waktu kurang dari setahun,” kata Wiranto.